karena berbagi tak pernah rugi

Minggu, 27 April 2014

Guru harus mengajarkan kegagalan


               Bentuk evaluasi berbentuk multiple choice yang diterapkan di Indonesia memungkinkan para murid melakukan kecurangan dengan berbagai alasan, diantaranya agar mereka tidak mengecewakan orang tua dan guru, bisa masuk ke sekolah unggulan. Para orang tua dan guru tampaknya setuju bila sekolah menanamkan persaingan pada para murid sejak dini.
Murid dipersiapkan menghadapi dunia nyata yang konon penuh  persaingan atau kompetisi. Barangkali itulah dunia nyata para orang tua murid karena mereka dahulu diajar bagaimana bagaimana harus bersaing. Di bagian dunia lain, yakni di suku Zuni dan Inuit, anak-anak mereka tumbuh menjadi dewasa dalam semangat kerja sama.
             Namun banyak kasus yang ternyata merupakan kesesatan mata rantai pendidikan, semua murid ingin lulus karena takut dengan guru dan orang tua, semua guru ingin muridnya lulus karena takut dengan kepala sekolah, kepala sekolah ingin sekolahnya lulus semua karena takut dengan kepala rayon, kepala rayon ingin sekolah di rayonnya lulus semua karena takut dengan diknas provinsi, seterusnya hingga ke pusat. Sehingga banyak cara yang digunakan yang tampaknya mempunyai “tujuan luhur”.
                Pola pikir seperti inilah yang harus dirombak, bahwa pendidikan bukan hanya masalah perolehan nilai atau rangking di kelas tetapi selalu terkait dengan kerja keras dan proses belajar dari kesalahan dalam sebuah pembelajaran. Setiap orang yang menerima sesuatu menyadari bahwa risiko kegagalan harus selalu dipikul. Apakah Thomas Alfa Edison langsung berhasil ketika pertama ia membuat lampu? Apakah Alexander Graham Bell berhasil membunyikan dering telepon ketika pertama kali ia mencoba? Kegagalan bukan terjadi karena seseorang tidak mencoba tetapi kegagalan adalah satu langkah menuju keberhasilan. sangat penting rasanya untuk mengajarkan kegagalan kepada para murid agar mereka mengalami proses belajar yang akan membawa mereka ke arah keberhasilan
              







Share:
Lokasi: Bandung, West Java, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

my life is my advanture

my life is my advanture

" Quote of the Day"

Sembahlah Dia, seolah-olah engkau melihat-Nya.
Meskipun engkau tak melihat-Nya, sungguh Dia melihatmu

Pages - Menu

Blogger templates